“Harga-harga naik? Untung matahari masih gratis!”
Begitulah iklan yang telah saya lihat pada salah satu majalah telekomunikasi ternama. Memang iklan itu ditujukan untuk meningkatkan pengunjung pada salah satu supermarket ternama, namun dipikir-pikir… Ada benarnya juga iklan tersebut.
Saat BBM, minyak tanah, gas, kebutuhan sehari-hari (bahkan biaya toilet juga) naik, kita masih bisa menghirup udara segar dengan gratis.
Saat kelangkaan barang terjadi di mana-mana, kita masih mendapatkan kehidupan secara gratis.
Saat listrik harus berhemat, matahari yang selalu menyapa kita di pagi hari juga menyinari dunia secara gratis!
Lalu sudahkah kita bersyukur?
